banner 728x250

Tanggapi Kelompok Pejuang PPP, Mereka Bukan pejuang, Tapi Oknum yang Cari peluang

Avatar
Pejuang PPP itu hanya oknum yang ingin meng klaim alias inginkan peluang. (foto Istimewa)
banner 120x600
banner 325x300

Jakarta, Basiknews.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  masih dengan tegas menetapkan kerja sama politik bersama PDIP, Hanura dan Perindo Mengusung Ganjar-Mahfud sebagai Capres-Cawapres pada Pemilu 2024.

Hal ini ditegaskan sebagai tanggapan atas deklarasi Pejuang PPP di hotel Ambhara, Kebayoran Baru Jakarta Selatan Kamis (28/12). Deklarasi yang bahkan dihadiri oleh Ketua TKN Rosan Roeslani dinilai berlebihan mengingat Witjaksono yang kini memposisikan dirinya sebagai Koordinator Nasional Pejuang PPP merupakan kader PPP yang baru masuk dan bergabung sebagai anggota partai selama 6 bulan sehingga belum bisa dikatakan tokoh.

banner 325x300

Untuk itu DPP PPP menegaskan bahwa seluruh keputusan politik yang dilakukan dan mengatas namakan Partai Persatuan Pembangunan harus melewati mekanisme Partai di luar itu maka segala sikap politik dan deklarasi bukan merupakan sikap politik DPP PPP.

Menanggapi adanya kelompok PPP yang mendukung Prabowo-Gibran, Ketua DPP PPP Thobahul Aftoni menegaskan bahwa adanya sekelompok orang yang mengatas namakan Pejuang PPP dinilai hanya main klaim saja. “Yang pasti kalau disitu ada saudara Witjaksono yang menegaskan adanya Pejuang PPP yang mendukung Capres nomor urut 2 jelas tidak merepresentasikan suara akar rumput PPP.  Witjaksono hanya sekedar mencari peluang di PPP mengingat dia baru 7 bulan di PPP. Jadi menurut saya itu bukan pejuang tetapi hanya sekedar mencari peluang,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/12).

Masih menurut Aftoni, dirinya mengibaratkan hal itu sebagai butiran daun kering yang runtuh saja, yang sudah terpisah dari akarnya. “Sama sekali tidak merepresentasikan akar rumput PPP itu terlalu jauh. Dan butiran itulah yang di besar-besarkan dan mencoba dipungut oleh Tim Prabowo – Gibran, tegasnya.

Secara tegas Aftoni menambahkan bahwa langkah-langkah kelompok seperti ini justru menjerumuskan dan merugikan bagi mereka sendiri. “Ya pantas saja kalau Pak Prabowo Nyapres 3 kali kalah terus karena timnya tidak cermat memilah dukungan. Yang model dukungan semu begitu aja masih diambil,” ujarnya.

 

banner 800x300
Editor: Mas Kamto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *