banner 728x250

Horor di Ratapan Di Timur Tanah Jawa

Avatar
banner 120x600
banner 325x300

Jakarta, Basiknews.com – Prolog sekaligus opening dimulai saat ada adegan seorang wanita muda yang sedang intrance (kesurupan) kemasukan jin/iblis. Ditemani kerabatnya, ia meracau ketika seorang dukun atau paranormal mencoba mengusir jin tersebit dari raga sang gadis. Sang gadispun makin menggila, bahkan dengan lengkingan tinggi ia mengancam tidak akan keluar dari tubuhnya, sekaligus mengancam sang dukun untuk membunuh siapapun yang mencoba menghentikan niatnya menguasai tubuh sang gadis.

Itulah prolog kisah pertunjukan teater yang diberi tajuk Ratapan Di Timur Tanah Jawa yang diselenggarakan di Gedung Wayang Orang Bharata, Senin 20 November 2023 silam. Diangkat dari Urban Legend masyarakat Jawa yakni Kerajaan jin terbesar di Alas Puwo Banyuwangi. Berlatar belakang suasana magis hutan (alas) Purwo, Timur Jawa, hampir sebagian pertunjukan berkelambu dengan adegan geliat para arwah dan jin yang menunggu kerajaan Alas Purwo tersebut. Dominasi suara dan tarian penuh teatrikal, para pemain menyuguhkan permainan yang apik dan runut. Hentakan musik serta tarian

banner 325x300

Pemain berusaha mengeksploitasi dunia gaib dengan awalan seorang wanita (Jelita) yang tengah hamil merasa putus asa, dan hendak bunuh diri di hutan Alas Purwo. Pertarungan batin bermunculan ketika segolongan arwah mencoba mencegah wanita tersebut agar mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Namun tak sedikit yang justru menyeretnya untuk bergabung didunia arwah, yang dipenuhi oleh mereka yang dulunya mati gentayangan, bunuh diri atau dibunuh.

Ada filosofi keyakinan Jawa bahwa ada yang membedakan antara dunia arwah dan dunia jin. Dunia arwah merupakan komunitas yang menerawang, kesepian, sedih dan putus asa. Sedangkan dunia jin adalah komunitas yang menyeramkan, penuh dengan dendam dan keji. Dunia arwah bisa saja menyeberang ke dunia jin apabila memang ada kesepakatan tertentu. walaupun disadari dunia arwah bahwa dunia jin penuh dengan kekejian serta mempengaruhi manusia yang putus asa untuk segera mengakhiri hidupnya.

Kembali ke tokoh wanita yang ingin bunuh diri tersebut, betapa batinnya berkecamuk antara menyelamatkan bayi dan dirinya, serta keinginan bergabung dengan dunia roh yang dinilainya lebih bahagia. Lewat ritual, wanita tersebut mengadukan dirinya walaupun diending cerita, mengutip lembaran Al Qur’an, bahwasanya Setan itu adalah musuh yang nyata. Setan itu penuh dengan tipu daya dan muslihat. Dan sang wanita terperangkap dengan bujuk rayu setan untuk mengakhiri hidupnya.

Ratapan Di Timur Tanah Jawa besutan sutradara Bathara Saverigadi dari Komunitas Swargaloka mencoba menawarkan betapa berbedanya dunia realitas atau dunia manusia dengan dunia alam arwah hingga dunia jin. Kejamnya dunia membuat manusia menjadi putus asa, kemudian menyeretnya memasuki dunia arwah. Sementara dunia jin mengintip, kapan waktu yang tepat untuk mengetuk lalu menyeruak masuk ke jiwa dan raga manusia.

“Ada yang bicara sembarangan dan merusak di Alas Purwo, kami ingin menyampaikan pesan sekaligus mengingatkan, hormatilahapa yang ada di sekitar, bukan hanya manusia,” ujar Bathara.

Meskipun hampir seluruhnya adegan penuh horor, Bathara mencoba menyisipkan adegan komedi. “Hal ini pentingsebab mengingatkan betapa rasa kemanusiaan hadir dalam kehidupan,” lanjutnya.

 

banner 800x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *